night1.jpgnight2.jpg

Evolusi Perpustakaan

Perpustakaan mengalami evolusi yang panjang seiring dengan kemajuan teknologi yang ditemukan umat manusia. Dimulai dari masa sebelum masehi dengan berbagai keterbatasan teknologi dokumentasi pengetahuan sampai pada masa sekarang dengan perkembangan dunia teknologi informasi. Mengetahui evolusi perpustakaan akan mengingatkan kita bahwasanya perkembangan teknologi di dunia adalah diikuti oleh perkembangan bagian-bagian dari kehidupan kita untuk memenuhi kebutuhan manusia. Bukan hanya itu, perkembangan teknologi dunia pada dasarnya adalah untuk memaksimalkan efisiensi kehidupan, yang bisa kita simpulkan bahwa dengan mengimplementasikan teknologi terbaru pada aspek-aspek kehidupan, artinya kita memaksimalkan efisiensi dari fungsi aspek kehidupan tersebut.

 

Awal perpustakaan adalah adanya koleksi-koleksi dokumentasi dengan teknologi perekaman data pada masa itu. Seperti yang dirangkum dalam exhibitions.nypl.org dan global.britanica.com  awal perpustakaan ditemukan di Babilonia dengan koleksi tablet yang terbuat dari lempengan tanah, diperkirakan pada masa abad 21 sebelum masehi. 

 

Tablet Metematika Babilonia 1600-1800 sebelum Masehi
sumber: historyofinformation.com

 

Kuil kuno Mesir sangat dikenal melalui penulis Yunani. Diodorus Siculus mendeskripsikan perpustakaan Ramsess III di abad 1200 selebum masehi. Katalog perpustakaan Assurbanipal yang disusun secara ektensif pada masa 626 sebelum masehi di Nineveh adalah yang paling terkenal di Alexandria, Mesir. Dan juga kuil di Yerusalem yang dikenal memiliki perpustakaan keramat.

Di Yunani, perpustakaan umum dibuka pada tahun 330 sebelum masehi yang tujuanya adalah menyimpan contoh akurat dari hasil karya para dramawan besar. Perpustakaan  yang paling terkenal pada jaman dahulu adalah perpustakaan yang dirintis oleh Ptolemy I yang mempunyai 700.000 gulungan Yunani. Dan Perpustakaan saingan lainya yaitu di Pergumum (Turki) yang dirintis dan dibesarkan oleh Eumenes II.

Perpustakaan Roma pertama didirikan dari Yunani, Asia Minor (Anatolia) dan Syria yang merupakan hasil penaklukan pada tahun 1 dan 2 sebelum masehi oleh Caius Asinius Pollio yang mendirikan perpustakaan umum pertama di Roma. Tetapi perpustakaan terbesar pada kerajaan Roma adalah pada masa Octavian (dihancurkan pada tahun 80 setelah masehi) dan Paletine (dihancurkan pada tahun 190 setelah masehi) dan yang paling penting adalah Perpustakaan Ulpian selama pemerintahan Trajan. Selain koleksi umum pada perpustakaan-perpustakaan tersebut, ada banyak perpustakaan pribadi pada masa republik Roma yang berakhir pada tahun 27 sebelum masehi. Dari semuanya itu, hanya beberapa bagian yang terselamatkan di Herculaneum.

Awal perpustakaan kaum kristen adalah di kuil, Benedictus mengumpulkan koleksi di Monte Cassino. Penduduk Roma membawa buku koleksinya ke Inggris, tetapi perpustakaan kuil terpenting adalah yang ditemukan di York, Wearmouth, Centerbury dan daerah lainya di Inggris juda di Irlandia oleh biarawan Anglo-Saxon. Beberapa manuskrip terbaik illuminasi dibuat di perpustakaan tersebut. Di benuanya, St. Columban dan misionari lainya menemukan kuil perpustakaan pada abad ke 6. Kebanyakan dari perpustakaan-perpustakaan tersebut adalah Yunani kuno dan tulisan latin yang masih terselamatkan sampai masa modern dan disimpan di perpustakaan kuil/biara abad pertengahan Eropa.

Penduduk Arab pada abad ke 9 sampai ke 15 mengumpulkan dan menjaga perpustakaan, dan orang Yahudi dan Byzantium juga membangun perpustakaan selama abad pertengahan. Di abad 14 dan 15, Charles V dari Perancis, Lorenzo de' Medici dan Frederick, duke of Urbino, semuanya membangun perpustakaan dimana salah satu bagian dari perpustakaan Urbino adalah sekarang yang disebut perpustakaan Vatikan. Di abad ke 15, perpustakaan Vatikan, perpustakaan umum tertua dibangun. Di tahun 1475, Platina sebagai pustakawan pertama membuat katalog yang memasukan 2.527 volume. Di tahun 1257, perpustakaan Sorbunne di Paris ditemukan dan di tahun 1525 dimulainya pembangunan perpustakaan Laurentian di Florence yang didesign oleh Michelangelo. Banyak perpustakaan universitas terbaik (seperti: Bologna, Prague, Oxford dan Heidelberg) mulai dibuka pada abad ke 14.

Di Amerika, perpustakaan yang bersikulasi yaitu perpustakaan perusahaan Philadelphia yang disewa pada tahun 1732 atas inisiatif Benjamin Franklin. Perpustakaan umum juga telah dibuka pada awal tahun 1653 di Boston. Perpustakaan lain juga termasuk Boston Athenæum, Perpustakaan Sosial New York, dan perpustakaan sosial Charleston (S.C.). Di tahun 1833, perpustakaan pertama yang didukung dananya dari pajak dibuka di Peterborough, N.H. Di tahun 1876 Asosiasi Perpustakaan Amerika dibentuk dan organisasi ini memacu perkembangan dalam metode perpustakaan dan melatih pustakawan. 

Perpustakaan-perpustakaan di Amerika dan Inggris diuntungkan secara baik dari seorang dermawan Andrew Caenegie yang memberikan lebih dari jutaan untuk bangunan perpustakaan umum di Amerika dan memperkuat kepentingan lokal dengan membuat ketergantungan jaminan pada dukungan publik. Dari inovasi-inovasi pada abad 19, salah satunya adalah akses buku secara gratis kepada masyarakat umum (termasuk penjabaran klasifikasi skema) dan cabang perpustakaan atau stasiun deposit untuk buku-buku di bebagai banyak kota-kota. Di awal abad ke 20, perpustakaan begerak dimulai untuk membawa buku lebih dekat kepada pembaca didaerah-daerah dipinggir kota. Di akhir abad 20, revolusi digital menjadikan banyak sumber informasi tersedia untuk para anggota perpustakaan dalam format electronik yang secara mudah diakses dari rumah atau kantor. Di tahun 2009 contohnya, Uni-Eropa meluncurkan perpustakaan digital yang mempunyai puluhan ribu dokumen yang bertanggal 60 tahun kebelakang, material dengan 23 bahasa tersedia untuk umum secara gratis.

 

Share

Add comment


Security code
Refresh